Posts

Showing posts from December, 2013

Cerita Aliyah

Semenjak ia meninggalkan ruangan kelas kami, pada hari yang tak bermentari. Aku tak pernah lagi mendengar kabar apa-apa dari Aliyah. Ia seakan pergi ke neraka. Tak  m au k asih kabar apapun juga. Aliyah telah lama hilang. Setidaknya menghilang dari sisiku. Pergi dari tatapan mataku. Tak tahu alasan apa yang membuatnya pergi. Kepergiannya menyisakan tanya yang tak kunjung berjawab. Aliyah. Di mana kini dia.

Sajak - Sajak Sabun

Pertanyaan Malam Masihkah itu ceritamu wahai pagi? Karangkajen 15112013 Persiapan Kadang tidur adalah momen pertemuan maka ia butuh persiapan pondokresy,04122013

Ambruknya Kampus Kami

Ruangan kelas itu begitu riuh. Cekikikan seorang mahasiswi berjilbab ungu mencuri perhatian. Kesal Raihan melihatnya. Entah canda apa yang dilontarkan oleh teman sebangkunya, hingga ia begitu bersemangat terkikik tertawa, hingga tampak giginya yang sedikit kuning, serta tak rata , dengan taring yang tumpul. Sama sekali tak bersinar dan tak menarik. Semakin membuat pandangan Raihan kesal.

Cerita-cerita Kakak

Sinar mentari pagi ini datang tanpa permisi. Bunyi alarm tak mampu mencegahnya menyentuh tubuhku di balik selimut dan berpesta membelai kulit wajahku setelah melewati celah jendela kamar. Mataku silau olehnya. Me ng a jakku keluar dari al a m tidur dan dunia mimpi semalaman . Malam yang panjang. Namun k ant uk be l um sempurna pergi, ia ma s ih menguasai syaraf-syaraf tubuh. Sepeti seorang raja , rasa kantuk itu , dengan telunjuknya memerintahkan syaraf tubuhku untuk tetap diam pada posisi tidur. Kaki yang masih terasa lemas, kepala yang masih nyaman bertahta di atas bantal, serta kelopak mata yang tetap ingin menyelimuti bola mataku yang tak seberapa lebarnya. Manja untuk tetap terpejam. Ingin mengingat kembali setiap kejadian dalam tidurku tadi malam. Aku bermimpi. Mimpi yang menyisakan pertanyaan panjang . Aku betanya dalam hati kenapa orang mengalami mimpi. Dan apakah mimpi itu seb e narnya. Adakah ia memang sebuah dunia.

Kerudung Merah

Ayam jantan belum lagi berkokok, langit pun belum ada tanda-tanda menampakkan semburat merahnya, apa lagi mentari. Ia masih betah bertahta pada singgsananya. Dan lengkaplah itu tanda, bahwa pagi masih lama. Bahwa hari belum lagi dimulai. Bahwa penghuni bumi masih betah bercengkrama dengan sisa gelap malam serta dinginnya udara.